 |
| Gambar 1 Tampilan depan Masjid Agung At=Tin |
Selain Masjid Istiqlal
yang terkenal, di Jakarta juga memiliki masjid yang tidak kalah terkenal dan
menarik dari Masjid Istiqlal yaitu Masjid Agung At-Tin. Masjid Agung At-Tin
merupakan sebuah Masjid Agung yang terletak di dekat kawasan wisata legendaris
Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur.
Sejarah Masjid At-Tin ini
dibangun oleh keluarga besar Presiden Soeharto untuk mengenang mantan ibu
negara, Ibu Hj. Fatimah Siti Hartinah Soeharto atau dikenal Ibu Tien Soeharto,
yang meninggal pada tahun 1996. Masjid Agung At-Tin mulai dibangun pada bulan
April 1997 dengan peletakan batu pertama pada 23 Agustus 1997. Selanjutnya,
Masjid At-Tin diresmikan pada 26 Desember 1999 dengan lantunan adzan pertama di
masjid tersebut pada 25 November 1999.
Pemilihan nama Masjid
At-Tin diambil dari salah satu surah dalam Al-Quran yang merupakan wahyu ke-27
yang diterima oleh Nabi Muhammad SAW, atau surah ke-95 dalam urutan penulisan
Al-Qur‘an, dan penamaan At-Tin pada masjid ini juga bermaksud sebagai doa dan
perwujudan rasa cinta yang tulus dari keluarga kepada sosok Ibu Tien Soeharto.
Selain untuk kegiatan
ibadah dan wisata religi, Masjid At-Tin ini juga kerap digunakan untuk
menggelar kegiatan atau acara lainnya. Seperti, pada Jumat (2/12/2022), Masjid
Agung At-Tin Taman Mini Indonesia Indah ini digunakan sebagai tempat
pelaksanaan kegiatan Reuni 212.
Masjid At-Tin ini
memiliki luas bangunan sekitar 10.000 meter persegi dengan luas keseluruhan
70.000 meter persegi. Masjid yang didesain oleh pasangan arsitek anak dan ayah
bernama Fauzan Noe’man dan Ahmad Noe'man ini mampu menampung jemaah sebanyak
25.850 orang.
Gaya arsitektur Masjid
At-Tin mempunyai keunikan dan kekhasan tersendiri, baik dari segi arsitektur
bangunan, hiasan ornamen, maupun desain dalam dan luar ruangannya. Bangunan
Masjid At-Tin sendiri mengambil dasar bentuk kubus sebagai dasar rancangannya
dengan empat menara kecil beratap kubah di setiap sudut. Menara utama setinggi
42 meter tersebut digunakan sebagai tempat menyiarkan suara azan yang terpisah
dari bangunan utamanya. Dan pada dinding bangunan masjid ini, terbuat
menggunakan batu marmer dan ukiran kayu.
Selain itu, pada bagian
muka depan masjid terdapat taman luas dengan dihiasi lampu dan pohon palem yang
diatur membentuk satu deret lurus antar ornamen, yang dibalut dengan lantai
marmer berwarna krem. Selanjutnya, juga terdapat plaza yang terletak di kanan
dan kiri, yang berfungsi untuk digunakan oleh pejalan kaki yang akan menuju ke arah
muka masjid. Tidak ketinggalan, di bagian halamannya luas tersebut juga
dilengkapi dengan 4 air mancur berwarna dasar coklat yang ada pada sisi luarnya,
dengan dilengkapi keran-keran air untuk berwudu jemaah laki-laki.
Selanjutnya, pada bagian
muka masjid tersebut terlihat secara jelas menampilkan tiga lekukan anak panah
yang bagian tengahnya didominasi dengan warna abu-abu. Adapun dinding masjid
tersebut terbuat dari batu marmer berwarna putih, dengan motif yang ditampilkan
pada lekukan berbentuk anak panah ini yang menyerupai tebaran bunga. Selain
tiga lekukan berbentuk anak panah tersebut yang berwarna coklat, juga terdapat
dua lekukan anak panah lagi yang ukurannya lebih kecil pada sisi kanan dan kiri
dinding masjid. Bentuk anak panah ini memiliki makna agar umat manusia tidak
pernah berhenti mensyukuri nikmat Allah seperti terlukis dalam bentuk anak
panah mulai dari titik awal hingga titik akhir.
Bagian dalam masjid
terdiri dari dua lantai. Di lantai pertama terdapat plaza sebagai akses masuk
ke ruang serba guna, serta ada 4 tangga dan 2 eskalator menuju ruang utama, dan
ruang fungsional yang digunakan untuk keperluan kesekretariatan, juga terdapat tempat
penitipan alas kaki, toko koperasi, dan tempat wudu sekaligus toilet yang
dipisah antara laki-laki dan perempuan. Selain itu juga terdapat kolam air
mancur dimana bagian pinggirnya berfungsi untuk tempat duduk. Kolam ini dibuat
dengan keramik warna hijau muda dan berbentuk seperti anak panah.
Naik ke lantai dua, terdapat
dinding yang terbuat dari ukiran kayu yang diukir indah dengan warna coklat. Dinding
yang dapat digeser tersebut merupakan batas yang mengelilingi ruang utama
sekaligus pintu ruangan tersebut. Di ruang utama salat, terasa sekali suasana
lega dan megah, karena lantai nya terbuat dari batu marmer dengan motif
berwarna abu-abu, serta terdapat tujuh lekukan berwujud anak panah arah ke atas
yang terbuat dari keramik warna hijau tua pada anggota dindingnya. Anggota
tengahnya terdapat mimbar besar yang terbuat dari kayu, lengkap dengan
ukirannya yang diberi warna coklat. Selain itu, pada area shaf depan tersebut,
juga terdapat lemari penyimpan buku dan kitab Al-Quran, serta terdapat pendingin
ruangan, sehingga pengunjung akan semakin nyaman untuk melakukan ibadah
salatnya.
Pengunjung yang berada di
ruangan utama dapat melihat kerangka kubah dari dalam. Adapun isi kerangka
kubah tersebut yaitu lempengan baja tipis biru dengan ornamen hiasan seperti
panah yang berwarna emas, juga terdapat hiasan kaligrafi berwarna hijau dan hiasan
lampu yang menggantung mengelilingi dari kubah tersebut. Serta kubah tersebut
juga dikelilingi oleh kaca patri berwarna hijau, biru, kuning, dan merah. Sehingga,
ketika matahari bersinar, cahaya yang masuk akan dipantulkan dan membentuk
kombinasi warna yang indah dan mengagumkan. Selain itu, langit-langit nya juga
memiliki motif ukiran kayu dengan warna dasar nya yaitu putih.
Adapun fasilitas yang
disediakan di Masjid Agung At-Tin yaitu, sarana ibadah, tempat wudu, toilet,
pendingin ruangan, koperasi, aula serba guna, ruang belajar, tempat penitipan
sepatu dan sandal, taman, dan tempat parkir.
Foto Pelengkap:
- Bagian Luar:
 |
| Gambar 2 Halaman depan Masjid At-Tin |
 |
Gambar 3 Air mancur dan tempat wudu halaman depan masjid |
 |
| Gambar 4 Plaza pejalan kaki menuju masjid |
 |
| Gambar 5 Arsitektur luar Masjid At-Tin |
- Bagian Lantai 1:
 |
| Gambar 6 Tangga untuk menuju ke lantai 2 |
 |
| Gambar 7 Eskalator menuju lantai 2 |
 |
| Gambar 8 Air mancur lantai 1 |
 |
| Gambar 9 Ruang serba guna |
 |
Gambar 10 Lorong plaza lantai 1
|
 |
| Gambar 11 Toko koperasi At-Tin Mart |
 |
| Gambar 12 Tempat penitipan alas kaki |
 |
| Gambar 13 Tempat wudu |
 |
| Gambar 14 Tempat wudu & toilet |
- Bagian Lantai 2:
 |
Gambar 15 Pintu masuk ke ruang utama salat |
 |
| Gambar 16 Teras ruang utama salat |
 |
| Gambar 17 Tampilan dalam kubah beserta ornamennya |
 |
| Gambar 18 Sisi kanan ruang utama salat |
 |
| Gambar 19 Sisi kiri ruang utama salat |
 |
| Gambar 20 Mimbar besar Masjid At-Tin |
 |
| Gambar 21 Lantai yang terbuat dari batu marmer dengan warna abu-abu |
 |
| Gambar 22 Motif ukiran langit-langit Masjid At-Tin |
 |
| Gambar 23 Ornamen kaca patri terkena sinar matahari |
Artikel ini sudah pernah dimuat disini
Posting Komentar