
Ketua TPN Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasjid mengumumkan Deputi Inklusi di Gedung High End, Jakarta, Rabu (15/11/2023). (Foto: Muhammad Ilham Fadillah)
Jakarta - Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasjid, resmi mengumumkan kedeputian barunya yaitu Deputi Inklusi, pada Rabu (15/11/2023), di Gedung High End, Gondangdia, Jakarta Pusat.
Adapun deputi ini dipimpin oleh Deputi V Kantor Staf
Kepresidenan bidang Politik, Hukum, Keamanan, Pertahanan, dan Hak Asasi Manusia
yaitu Jaleswari Pramodhawardani atau yang akrab disapa Dani.
“Untuk itu TPN Ganjar-Mahfud akan memiliki juga kedeputian
baru yaitu namanya Deputi Inklusi. Nah yang menjadi Deputi Inklusi ini duduk di
sebelah kiri saya, yaitu mbak Dani atau nama panjangnya adalah Jaleswari
Pramodhawardani,” ujar Arsjad Rasjid kepada awak media.
Deputi Inklusi tersebut berisi para tokoh aktivis yang
aktif berperan dalam segala bidang mulai dari isu politik, demokrasi, anti
korupsi, hingga lingkungan. Adapun nama-nama yang masuk dalam Deputi Inklusi ini
adalah Sandra Moniaga, Nia Sjarifudin, Yustitia Arief, Ruby Khalifah dan Ika
Ardina.
“Yang ingin saya katakan bahwa TPN Ganjar-Mahfud pada hari
ini kedatangan para perempuan yang luar biasa hebat yang aktif di berbagai
bidang. Mulai dari politik, demokrasi, anti korupsi, hingga isu lingkungan,”
ujar Arsjad.
Menurut Arsjad, kehadiran tokoh-tokoh perempuan dalam tim
Ganjar-Mahfud di Pilpres 2024 dianggap sebagai suntikan energi untuk pemenangan
pasangan Ganjar-Mahfud di Pilpres 2024, serta untuk menyelamatkan demokrasi.
"Kami percaya sekali bahwa perempuan memiliki peran
yang besar dalam membangun Indonesia ke depan," kata Arsjad.
Dalam kesempatan tersebut, Arsjad mengungkapkan bahwa TPN
Ganjar-Mahfud kembali akan mengadakan rapat bersama dengan Tim Pemenangan Daerah
(TPD) dan Tim Pemenangan Kota (TPK) yang ada di seluruh daerah di 38 provinsi
untuk terus bekerja sama memenangkan Ganjar-Mahfud.
Arsjad juga menyampaikan optimisme TPN Ganjar-Mahfud,
khususnya setelah mendapatkan nomor urut 3 dari Komisi Pemilihan Umum (KPU)
yang dua minggu lagi akan memasuki masa kampanye.
Menurut Arsjad, masa kampanye merupakan masa yang di mana
semua harus waspada atas berbagai bentuk kecurangan dan kelicikan. Sehingga TPN
Ganjar-Mahfud akan membangun posko-posko aduan masyarakat bila terjadi tindak
kecurangan saat kampanye berlangsung.
"Kita akan membangun posko jurdil untuk menjadi posko
aduan masyarakat jika ada tindak kecurangan. Ini serius karena kita semua tahu,
di awal masa pencalonan pun sudah ada yang berani melakukan kecurangan. Mari
kita awasi semua tahapan dan jalannya Pilpres agar tidak terjadi
kecurangan," imbuhnya.
Terakhir, Arsjad mengajak semua pihak untuk menjalankan
Pilpres dan pemilu 2024 dengan jujur, adil, dan baik. Menurutnya, pelaksanaan
yang baik akan menghasilkan kebaikan dan pasangan Ganjar-Mahfud dianggap
sebagai pilihan yang baik untuk mencapai hasil yang positif.
Posting Komentar